harga haji plus surabaya

PaketHaji Plus Visa Haji Resmi Tanpa Antri durasi haji plus 24 hari pesawat saudia, Harga haji plus $11.000 daftar Segera Seat Terbatas Call Info haji plus 0821 1458 6851. Paket Haji Plus 2020 Berangkat Tanpa Antri. Pelembang, Surabaya, Banjarmasin. Web by Khazzanah Tour Peta Situs / Daftar Pustaka Proudly powered by Blogger. Hajiplus atau ONH Plus dikenal dengan biaya mahal. Hal itu karena fasilitas yang diterima jemaah sangat berbeda dengan haji reguler. Dari penelusuran Solopos.com, Senin (9/5/2022), besarannya biaya haji plus sekitar US$11.000 sampai US$22.000 atau sekitar Rp155,8 juta hingga Rp311,7 juta. Jumlah MaktourUmrah & Haji Khusus memberikan Jaminan Fasilitas dan Pelayanan yang lebih baik demi kekhusyuan Ibadah Anda.Kami Tumbuh dari Kepercayaan Anda. (Ny.DIEN DJOKO SOEPADMO Jl. Raya Dharma Husada Indah No.27-29 Surabaya ), Tlp : (031) 594-5239; Makassar Office (Jl.Monginsidi No.54, Ujung Pandang), Tlp : (0411) 8919135, HP : 085398228288 Bacajuga Info Terbaru Harga Dakron Lembaran dan Kiloan. Untuk biaya haji, seperti dituturkan di atas, berbeda antara ONH Reguler dan ONH Plus. Embarkasi Surabaya: 37.577.602: 71.516.168: Embarkasi Banjarmasin: 36.927.602: 70.866.168: Embarkasi Balikpapan: 37.052.602: Calon jamaah hanya perlu menyetor tabungan haji plus minimal sebesar TravelHaji Plus Terbaik 🏆️ Izin Resmi Kemenag Travel Haji Khusus No.112 ️Masa Tunggu Lebih Cepat ️Provider Visa, Terakreditasi A, Hotel⭐5 Harga Ongkos Haji Plus: Ongkos Haji Plus 4 org/kmr: USD 11.500 (Quad) Ongkos Haji Plus 3 org/kmr: USD 12.250 (Triple) Ongkos Haji Plus 2 org/kmr: USD 13.000 (Double) gái xinh thủ dâm nơi công cộng. Itinerary Hari ke 1 Jakarta – Medinah Pukul WIB seluruh jemah haji khusus Al Hijaz Indowisata telah tiba dan berkumpul di Terminal 3 Soekarno Hatta International Airport. Sebelum memasuki ruang tunggu jemaah haji akan diberikan pembekalan dan pelepasan Pada pukul WIB berangkat menuju medinah dengan menggunkan maskapai Saudi Airlines SV 825 Pada pukul waktu arab saudi pesawat akan landing di medinah, setelah melaksankan proses imigrasi perjalanan akan di lanjutkan menuju hotel dan setibaknya di hotel langsuk cekin hotel dan jemah dapat bersitirahat. Hari ke 2 Medinah Sekitar pukul waktu saudi setelah sarapan pagi jemah berkumpil dan mempersiapkn untuk jiarah ke Raudhoh, Berjiarah kemakam Rasullah dan sahabatnya kondisional kemudian dilanjutkan sahalat fardu Arbain di masdidil nabawi dan di anjurkan memperbanyak ibadah sunah lainya. Hari ke 3 Medinah Jemaah melsanakan sahalat Fardu Arbain di masjidil haram Nabawi dan memperbanyak iabadah sunat lainnya. Hari ke 4 Medinah Pukul waktu saudi setelah sarapan pagi seluruh jemah berkumpul di loby hotel dan selanjutnya berangkat mengunakan bus untuk melaksankan jiarah kota medinah di antranya mengunjungi Makam Baqi, Masjid Quba, Jabal Uhud, Masjid Kiblatein, Masjid tujuh, Percetakan Al Qur’an dan Pasar Kurma kondisional. Hari ke 5 Medinah Jemah melaksanakan solat fardu arba’in berjaamah di masjidil nabawi dan memperbanyak ibadah sunat lainnya Hari Ke 6 Mendinah Melksanakan jiarah kota medinah dengan mengunjungi ke Museum Rasullah SAW dan Museum asmaul Husna kondisional Setelah itu kembali ke hotel dan kemudian melaksankan shalat fardu arba’in di masjidil nabawi dan memperbanyak ibadah sunat lainnya. Hari ke 7 Medinah Jemah melaksanakan solat fardu arba’in berjaamah di masjidil nabawi dan memperbanyak ibadah sunat lainnya Hari ke 8 Medinah Jemaah melaksanakan shalat Jum’at dan salat faedu arba’in di masjidil nabawi dan memperbanyak ibadah sunat lainnya. Hari ke 9 Medinah Jemah melaksanakan solat fardu arba’in berjaamah di masjidil nabawi dan memperbanyak ibadah sunat lainnya Hari ke 10 Medinah – Mekkah Hotel Transit Setelah solat fardu Dzuhur berjamaah dan makan siang jemah bersiap siap untuk menuju mekkah, dan singgaah di masjid Bir Ali untuk mengambil Miqat. Setibanya dikota mekah hotel transit, di lanjutkan dengan ceck in hotel, makan malam kemudian bersiap kembali untuk melksanakan umroh. Hari ke 11 Mekkah transit Setelah shalat magrib berjamaah, dan selesai makan malam akan di adakan pemantapan Manasik Haji dan Tausiyah, dilanjutkan dengan ibadah fardu dan iabdah sunah lainnya. Hari ke 12 Mekah Acra praketek mansik haji dan tusiyah yang di adakan setelah shalat magrib dan makan malam, dan memperbanyak ibadah sunat lainya Hari ke 13 Mekah transit – Mina Tarwiyah Setelah makan malam pukul waktu arab saudi jemaah mempersiapkan diri untuk menuju Mina Tarwiyah dan setibanya di tenda mina jemah di anjurakn memperbanyak ibadah dan istirahat. Hari ke 14 Mina – Arafah – Muzdalifah Setelah menjalankan ibadah shalat subuh berjamaah di lanjutkan sarapan pagi Pukul waktu arab saudi jemaah kembali bersiap siap untuk berangkat menuju Arafah melaksanakan WUKUF HAJI Selama pelaksanaan wukuf di arafah jemah di ajurkan meperbanyk ibadah. Hari ke 15 Muzdalifah – Mina Setelah mabit di muzdalifah jemah berangkat menuju mina untuk melakukan lontar Jumroh aqobah, Tawaf Ifadoh, Sa,i dan Tahalul kondisional di lanjutkan dengan Shaalat Idul Adha di masjidil haram. Hari ke 16 Mina Mabit Jemaah memeperbanyak ibadah sunah dan di lanjutakan untuk lontar jumaroh Sugro,Wusto dan Aqobah Hari ke 17 Mina transit Setelah jemah lontar jumroh nafar awal jemah menuju hotel transit dan selnjutnya memperbanyak ibadah di masjidil haram. Hari ke 18 transit – Hotel Makkah Setelah jemaah melaksanakan solat ashar berjamah, maka jemah akan di berangkatakan menuju Hotel Mekkah, setelah proses ceck in jemah makan malam dan beristirahat. Hari ke 19 Mekkah Jemaah melaksankan shalat fardu di masjidil haram dan memperbanyak ibadah sunat lainnya. Hari ke 20 Mekkah Pukul waktu arab saudi setelah sarapan pagi jemaah berkumpul di loby hotel, dan di lanjutkan dengan ziarah kota mekah dengan mengunjungi Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, Jabal Nur Gua Hira kemudian ambil Miqat di Ji’ranah untuk melaksanakan ibadah Umroh Tawaf, Sa’i , tahalul kondisional Hari ke 21 Mekah Jemaah melaksanakan Shalat Fardu berjamaah dan memperbanyak ibadah sunat lainnya di masjidil haram. Hari ke 22 Mekah Jemaah melaksanakan Shalat Fardu berjamaah dan memperbanyak ibadah sunat lainnya di masjidil haram. Hari ke 23 Mekah Jemaah melaksanakan Shalat Fardu berjamaah dan memperbanyak ibadah sunat lainnya di masjidil haram. Hari ke 24 Mekah – Jeddah Pukul waktu arab saudi setelah sarapan pagi jemah akan melaksanakan tawaf wada di masjidil haram dan kembali ke hotel untuk ceck out hotel dan menuju jeddah Di jeddah jemahh akan city tour kota jedah di antranya akan mengunjungi makam Siti hawa, Majid terapung laut merah dan singgah di Pasar Cornice setelah itu ceck in hotel jeddah. Hari ke 25 Jeddah – CGK Pada pukul setelah makan siang jemaah akan ceck out hotel jeddah dan selanjutnya akan menuju Bandara Internasional king Abdul aziz jeddah. Pada pukul jemaah akan di terbangakan menuju tanah air dengan masakapai saudi airlines dengan no penerbangan SV 816. Hari ke 26 CGK jakarta Pada pukul WIB jemaah tiba di bandara internasional Soekarno Hatta Jakarta dengan selamat. Dengan mengucapakan syukur Alhamdullilah kita sampai di tanah air Terimaksih telah mempercaykan PT. AL HIJAZ INDOWISATA sebagai agen perjalanan anda . Semoga ibadah haji kita Mabrur ..aminnn. Surabaya, - Sebanyak 696 jemaah calon haji asal Provinsi Bali telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya dan akan bergabung dengan jemaah Embarkasi Surabaya lainnya yang akan berangkat ke Tanah Suci pada Sabtu malam 10/6/2023. Jumlah 696 ini terdiri dari 2 kloter, dan sisanya dari kloter Bali akan diisi oleh jemaah calon haji asal Jawa Timur. Hingga Sabtu pagi 10/6/2023, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji PPIH Embarkasi Surabaya telah membawa pulang sebanyak jemaah haji. Jumlah tersebut terdiri dari kloter 1 hingga kloter 43, yang diberangkatkan dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, Jawa Timur. Setelah jemaah tersebut diberangkatkan, sebanyak 696 jamaah calon haji asal Provinsi Bali tiba. Dari 696 jemaah calon haji asal Bali tersebut, mereka terbagi menjadi dua kloter, yaitu kloter 45 dan 46. Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, menyatakan bahwa 696 jemaah asal Bali terdiri dari kloter 45 dengan jumlah 445 jamaah calon haji, dan kloter 46 dengan jumlah 251 jemaah calon haji. Namun, dalam kloter 46 ini, untuk mengisi kekosongan tempat, akan diisi oleh jemaah calon haji asal Jawa Timur. "Sebanyak 696 jemaah asal Bali tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, yang terdiri dari setengah kloter. Namun, sisanya akan diisi oleh jemaah calon haji asal Jawa Timur," ungkap Husnul Maram, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, pada Sabtu 10/6/2023. Sementara itu, PPIH Embarkasi Surabaya tidak hanya memberangkatkan jemaah haji asal Jawa Timur, tetapi juga jemaah calon haji dari Indonesia Timur yang berasal dari Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur. Saksikan live streaming program-program BTV di sini Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi 17 Orang, Ini Daftar Namanya NASIONAL Begini Pergerakan Jemaah Indonesia Saat Puncak Haji NASIONAL PPIH Bersiap Sambut Puncak Haji, Ini Skemanya NASIONAL Pangkas Waktu Tinggal Haji, RI Usul Operasikan 2 Bandara Tambahan di Saudi NASIONAL Percepat Proses Visa Haji, Indonesia Usul Perekaman Retina NASIONAL Seluruh Kloter Jemaah Gelombang 1 Dapat Tasreh Raudhah NASIONAL Sepertinya Sahabat Haji Plus tentunya telah memahami bahwa ibadah haji merupakan penyempurna rukun islam. Bagi umat islam, ibadah haji merupakan ibadah yang sangat di dambakan. Oleh karena itu, tak heran apabila memerlukan usaha yang lebih agar dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Mengingat biaya yang dibutuhkan untuk berangkat ke Tanah Suci tak sedikit. Namun, meskipun memerlukan biaya yang cukup tinggi tetaplah optimis dan yakin bahwa sahabat Haji Plus sekalian pasti dapat menunaikan ibadah haji tersebut. Tak perlu menunggu waktu hingga usia tua untuk bisa mempersiapkan ibadah haji. Mulai saat ini pun Sahabat Haji Plus dapat mempersiapkan. Langkah awalnya ialah dengan membangun komitmen dalam diri untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dapat menunjang Sahabat Haji Plus sekalian untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Mulai dari bekerja lebih keras, menabung untuk biaya haji dan lain sebagainya. Mengapa sebaiknya segera mempersiapkan ibadah haji? Karena semakin hari jumlah orang yang ingin berangkat haji juga terus mengalami kenaikan. Tentunya jika Sahabat Haji Plus mempersiapkan ibadah haji saat Sahabat Haji Plus sudah tua pastinya terlalu lambat bukan? Jika Sahabat Haji Plus baru memulai untuk mempersiapkan ibadah haji saat sudah tua, tentunya terdapat beberapa hal yang menjadi masalah. Salah satunya adalah masalah kesehatan yang semakin menurun atau kondisi tubuh yang sudah tidak sekuat pada saat muda. Oleh karena itu, sebisa mungkin Sahabat Haji Plus memeprsiapkan sedini mungkin saat sudah berniat untuk menunaikan ibadah haji. Bagi Sahabat Haji Plus yang ingin segera menunaikan ibadah haji, Sahabat Haji Plus dapat memilih salah satu program haji yakni Haji Plus ataupun Haji Furoda. Untuk Sahabat Haji Plus yang hendak mencari informasi seputar Biaya Haji Plus maupun Haji Furoda, coba simak informasi di Jasa Travel Haji Plus yang dipilih. Agar tak bertanya – tanya seputar Harga Haji Khusus Surabaya, simak informasi dibawah ini. Perbedaan Program Haji Khusus Dengan Selainnya Sahabat Haji Plus tentunya mengetahui bahwa terdapat beberapa perbedaan antara Haji Reguler, Haji plus dan Haji Furoda. Meskipun sama – sama bertujuan untuk melaksanakan ibadah haji, akan tetapi ada beberapa hal yang membuat berbeda. Apa saja perbedaannya? Yuk simak informasi di bawah ini. Biaya Haji Dari beberapa program Haji yang ada di Indonesia, pastinya memiliki kisaran biaya yang berbeda. Sehingga, budget yang dimiliki Sahabat Haji Plus pun dapat disesuaikan dengan biaya yang dibutuhkan sesuai dengan program haji yang dipilih. Hal ini dikarenakan mencakup waktu tunggu yang berbeda, seperti yang diulas sebelumnya. Haji reguler memiliki peminat yang cukup banyak, dikarenakan biaya nya lebih murah ketimbang Haji Plus ataupun Haji furoda. Haji Reguler dipatok dengan harga sekitar 25 juta per orang. Berbeda pula dengan harga Haji Plus dan haji Furoda yang dikenal lebih mahal ketimbang Haji Reguler. Ini dikarenakan waktu tunggu keberangkatan Haji Plus dan Haji Furoda lebih cepat dibandingkan dengan waktu tunggu keberangkatan Haji Reguler. Biaya untuk Haji Plus di Annur Maarif Travel dibandrol dengan harga 9000 USD. Sedangkan, untuk Haji Furoda dibandrol dengan harga 17,500 USD. Penyelenggara Haji Bagi Sahabat Haji Plus tentunya bukan menjadi hal yang asing perihal penyelenggara Haji reguler yakni yang diadakan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementrian agama dengan kuota yang telah ditetapkan. Berbeda hal nya dengan Haji Plus dan Haji Furoda. Haji Plus dan Haji furoda diselenggrakan oleh pihak swasta seperti travel agen atau biro perjalanan. Waktu Tunggu Keberangkatan Hal selanjutnya yang menjadi perbedaan antara Haji Reguler, Haji Plus dengan Haji Furoda ialah terkait waktu tunggu keberangkatan. Sahabat Haji Plus pastinya telah mengerti bahwa waktu tunggu keberangkatan Haji Reguler dikenal cukup lama. Waktu keberangkatan Haji Reguler berkisar belasan tahun. Lama sekali bukan? Berbeda pula dengan Haji Plus dan Haji Furoda. Haji Plus ini menawarkan waktu keberangkatan yang lebih cepat dibandingkan dengan waktu tunggu keberangkatan Haji reguler, waktu tunggu Haji Plus yang ditawarkan mulai dari 5 – 7 tahun. Dan yang terakhir ialah Haji Furoda yang waktu tunggunya tanpa antri, sehingga tak perlu menunggu waktu yang lama seperti halnya program haji reguler. Bagi Sahabat Haji Plus yang memiliki rezeki lebih dan enggan untuk menunggu waktu keberangkatan yang cukup lama, Haji Plus ataupun haji furoda ini merupakan solusi yang tepat. Karena program haji tersebut merupakan ibadah haji yang dilakukan tanpa menunggu waktu keberangkatan yang cukup lama. Sehingga, Sahabat Haji Plus sekalian tak perlu menunggu waktu yang lama seperti Haji reguler untuk keberangkatannya. Fasilitas Fasilitas yang disediakan tentunya memiliki perbedaan. Haji Plus memiliki pelayanan fasilitas yang exclusive sama halnya dengan haji furoda. Namun berbeda dengan fasilitas haji regular. Sehingga tak heran apabila Haji Plus maupun Haji Furoda memiliki harga yang lebih mahal ketimbang Haji Reguler. Karena selain waktu tunggu keberangkatan yang lebih cepat, fasilitas yang disediakan pun exclusive. Sehingga sangat menunjang kenyamanan jamaah haji selama proses ibadah haji berlangsung. Bagi Sahabat Haji Plus yang hendak mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Plus, Annur Maarif Travel merupakan rekomendasi yang tepat. Karena segala fasilitas dan pelayanan yang diberikan sangat mengutamakan kenyamanan jamaah haji untuk mendukung proses terlaksananya ibadah haji dengan lancar. Buah Tangan Selepas Berhaji Selepas beribadah haji, pastinya sahabat haji plus sekalian ingin membawakan buah tangan untuk keluarga maupun kerabat yang berada di Tanah air. Tenang dan tak perlu bingung. Sahabat Haji Plus dapat membawakan oleh – oleh khas dari Tanah Suci seperti berikut ini Abaya Gamis memang banyak diminati saat ini. Nah jika Sahabat Haji Plus pergi ke Mekkah, tak salah jika Sahabat Haji Plus membeli gamis Abaya ini disana untuk buah tangan. Selain berkesan, si penerima oleh-oleh juga pasti sangat senang. Abaya ini merupakan gamis yang berlengan panjang, baju ini berwarna kasual. Sangat nyaman dikenakan karena tidak panas di kulit. Pasar Jakfariah menyediakan banyak abaya dengan beragam motif. Mereka juga menjual secara grosir . Berlokasi dekat Masjidil Haram. Ada juga segala keperluan ibadah yang bisa Sahabat Haji Plus beli disini. Selain itu ada Tahlia Street. Lokasinya di tengah kota Jeddah. Butik ini menjual aneka fashion dan juga aneka barang elektronik. Gelang Tasbih Gelang tasbih merupakan salah satu oleh-oleh khas Tanah Suci. Gelang tasbih ini berbahan dasar kayu kokka. Meski kini karena kesulitan proses pembuatan, gelang tasbih banyak dibuat dari buah kokka. Beraroma khas kokka, biji ini bila ditenggelamkan akan terlihat sedikit berminyak dan tak mengambang. Tahukah Sahabat Haji Plus? Bahwa gelang tasbih kokka banyak khasiatnya. Oleh sebab itu dipergunakan sebagai bahan dasar pembuatan tasbih. Air rendaman kayu kokka bisa meredakan sakit gigi, keracunan dan meredakan demam. Sementara saat kayu kokka dikenakan sebagai gelang bisa menolak gigitan hewan berbisa. Bagaimana? keren bukan? Apabila Sahabat Haji Plus tertarik, Sahabat Haji Plus bisa dapat membeli gelang tasbih kokka ini sebagai oleh-oleh haji. Dengan warna khas cokelat kayu, produk ini tentunya menjadi buah tangan keren. Jika ingin langsung membelinya di tanah suci, Sahabat Haji Plus dapat mengunjungi Pasar Balad yang biasa jadi surga belanja para jamaah haji. Disana harganya juga pasti murah sehingga Sahabat Haji Plus tak perlu khawatir lagi. Bisa juga membeli di Pasar Haraj. Disana ada los pasar yang banyak menjual barang pecah belah juga. Tapi sedikit hati-hati dan harus pandai menawar ya. Buah Tin Buah Tin menjadi salah satu buah yang sangat diminati. Apalagi kalau bukan karena khasiatnya yang luar biasa. Kaya akan gizi mineral dan juga vitamin. Kandungan nutrisi dalam buah tin juga baik untuk kesehatan dan mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Buah ini anti virus dan bakteri, cocok pula bagi mereka yang tengah diet karena bisa memperlancar pencernaan. Buah ini juga mengandung omega 3 yang tinggi dan juga kalsium yang baik untuk pertumbuhan anak. Menjaga tekanan darah tetap stabil, memperkuat tulang sendi hingga meningkatkan kesuburan manfaat yang tak terhitung jumlahnya, buah ini pasti jadi oleh-oleh favorit. Apabila Sahabat Haji Plus ingin membeli, Sahabat Haji Plus bisa beli di Tamimi Market yang ada di stasiun King Abdul Aziz. Berlokasi di jalan Anas bin Malik toko ini buka 24 jam. Supermarket satu ini juga memiliki cabang lain di Mekah. Selain itu bisa juga ke Bindawood Superstores. Toko ini lengkap dan menyediakan banyak oleh-oleh juga. Bisa kunjungi jalan Heraa di Jeddah Saudi Arabia. Madu Khasmir Madu Khasmir merupakan madu yang berasal dari Pegunungan Himalaya, namun sangat populer di Tanah Suci. Karena itulah, banyak pedagang yang menjajakan madu Khasmir sebagai salah satu oleh-oleh khas haji maupun umroh. Bagi penduduk Arab, madu biasa dijadikan sebagai bahan pelengkap makanan karena dipercaya memiliki khasiat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Harga madu khasmir yang dijual di Arab lebih murah jika dibandingkan dengan harga madu khasmir di Tanah Air. Ini tepat sekali bagi sahabat Haji Plus yang ingin memberi oleh – oleh yang bermanfaat. Siwak Tahukah Sahabat Haji Plus? Bahwa Siwak merupakan salah satu buah tangan yang dapat dibawa pulang ke tanah air. Dahan pohon Salvadora ini biasa dikenakan untuk membersihkan gusi dan gigi. Terpercaya sejak jaman dahulu dikenakan untuk bersiwak. Jika sahabat haji plus hendak mencari siwak untuk buah tangan para kerabat dan keluarga, sahabat haji plus tinggal kunjungi Souq Gaza yang mana merupakan pasar besar Mekkah. Disana dijual beragam oleh-oleh termasuk juga siwak ini. Kunjungi juga super market Bin Dwood. Mudah ditemukan di Madinah dan Mekah. Di sana ada beragam kebutuhan yang harganya bersaing dengan harga pasar. Menilik Masjid – Masjid di Tanah Suci Masjid Al Jin Masjid Jin berlokasi di Kampung Ma’la yang terletak tak jauh dari kompleks pemakaman Kota Suci Makkah Al-Mukarramah sekitar 1 km dari Masjidil Haram. Masjid ini terdiri dari dua lantai dan diketahui memiliki luas sekitar 200 meter persegi. Masjid Jin menjadi salah satu tempat paling bersejarah di Tanah Suci yang sangat erat kaitannya dengan perkembangan dakwah Islam pada masa Nabi Muhammad Saw. Diketahui sejarah Masjid Jin yang berada di Makkah ini bermula dari peristiwa pertemuan antara Rasulullah Saw dengan serombongan jin terjadi ketika sedang mengadakan perjalanan menuju Pasar Ukkadz. Saat tiba di wilayah Tihamah, Rasulullah Saw melaksanakan Shalat Subuh yang menyebabkan terhalangnya berita – berita langit yang biasa dicuri oleh bangsa jin. Bangsa jin yang selalu nekat mencuri berita langit meskipun terkena lemparan bintang-bintang menyala. Karena kesal, bangsa jin berpencar ke seluruh penjuru bumi untuk mencari sumber penghalang tersebut. Serombongan bangsa jin tiba di wilayah Tihamah dan mendengar bacaan ayat Al-Qur’an Rasulullah Saw saat sedang melaksanakan Shalat Subuh. Biaya Haji Plus Mendengar lantunan ayat Al – Qur’an membuat hati para bangsa jin bergetar, hingga mereka memutuskan untuk menjadi bangsa jin kemudian turun dan menghadap Nabi Muhammad SAW. Kemudian Bangsa jin melakukan baiat suci untuk beriman kepada Allah SWT, mengikuti ajaran Islam serta menyebarkan agama Allah Swt dikalangan bangsanya. Karena peristiwa bersejarah inilah masjid ini dikenal dengan nama Masjid Jin. Peristiwa bersejarah tersebut diabadikan dalam Al-Ahqaf ayat 29 – 32 dan menjadi latar belakang turunnya Surat Al – Jin dalam Al-Qur’an. Diketahui bahwa bangsa jin yang dahulu berbaiat suci kepada Nabi Muhammad Saw saat ini mendiami kubah Masjid Jin dan selalu berdzikir setiap saat dan memuji keagungan Allah Swt. Masjid Jin selalu menjadi destinasi wisata rohani yang paling banyak dikunjungi selain Masjidil Haram oleh jamaah haji saat di Tanah Suci. Masjid Ji’ranah Masjid Ji’ranah terletak di perbatasan kota Mekkah, lebih tepatnya yakni dari selatan Mekkah ke arah Thaif. Masjid ini memiliki sejarah yang luar biasa. Masjid Ji’ranah bisa disebut juga Masjid Ju’ranah. Biasanya, masjid ini digunaka dalam melakukan ihram saat pelaksanaan ibadah haji. Di masjid inilah Nabi Muhammad Saw singgah sepulang dari perang Hunain. Di masjid ini pula, Nabi Muhammad Saw membagikan harta rampasan perang serta berihram saat melakukan umroh yang ketiga. Ji’ranah ini merupakan sebuah desa yang berjarak sekitar 26 km dari Kota Mekah. Pada mulanya nama ini diberikan kepada seorang wanita yang mengabdikan dirinya menjaga dan membersihkan sebuah masjid yang terdapat di desa tersebut. Masjid ini juga digunakan untuk miqat dan dipercaya berbeda dengan di beberapa masjid tempat miqat lainnya. Di antaranya, Masjid Aisyah di Tan’im dan Masjid Hudaibiyah di Hudaibiyah. Ji’ranah menjadi tempat miqat yang paling afdhal di Makkah, ini menurut kebanyakan pendapat para ulama. Rasulallah saw sendiri melakukan umrah dari ji’ranah. Beliau bermukim di sana selama 13 hari dan berihram dari sana. Masjid Ji’ranah ini telah dikenal sangat populer sekali di kalangan kum muslimin baik bagi penduduk Makkah maupun luar Makkah. Masjid ini telah dipugar berkali kali dari masa ke masa sepanjang sejarah. Masjid Namirah Kedua ada Masjid Namirah yang ada di perbatasan Arafah dan Al Haram. Di tempat inilah dulu Nabi Muhammad mendirikan sholat sebelum wukuf di Arafah mengingat lokasinya berdekatan. Nabi Muhammad juga pernah lho khutbah di sini. Bekas khutbah Nabi kemudian dibangun menjadi masjid di pertengahan abad ke-2 oleh penguasa Abasiyah. Jadilah Masjid Namirah yang namanya diambil dari sebuah bukit di sebelah barat masjid, Bukit Namirah. Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa Masjid Namirah ini berada di Kota Arafah yang jaraknya sekitar 22 kilometer dari arah timur Kota Makkah. Masjid ini diketahui memiliki luas sekitar 110 ribu meter persegi dengan panjang 340 meter serta lebar 240 meter. Masjid Namirah ini ditopang dengan enam buah menara besar. Masing – masing menaranya memiliki ketinggian yang sama yakni sekitar 60 meter. Tak hanya itu, masjid ini juga memiliki tiga buah kubah besar. Sahabat Haji Plus akan menemui sekitar 10 pintu masuk utama dan 64 pintu pendamping. Akan tetapi, di balik kemegahan Masjid Namirah tentunya terdapat sebuah sejarah besar yang tak banyak diketahui olehumat Islam. Menurut sejarah, masjid ini merupakan salah satu saksi pertama kali Nabi Muhammad Saw melaksanakan ibadah haji. Pada 9 Dzulhijah ketika Nabi Muhammad Saw melaksanakan haji dalam perjalanannya dari Mina menuju Arafah, Nabi Muhammad Saw sempat menghentikan unta yang dibawanya. Saat itu, sekitar waktu Dhuha, Nabi Muhammad Saw berhenti di Wadi Uranah dan mendirikan tenda berwarna merah. Rasulullah sempat beristirahat di tenda merahnya hingga waktu Dhuhur tiba. Setelah itu, Rasulullah baru bergerak ke tengah Padang Arafah dekat Jabal Rahmah yang diyakini sebagai tempat dipertemukannya Adam dan Hawa setelah diturunkan ke bumi. Dalam perjalanan waktu setelah Nabi Muhammad Saw, wadi tempat mendirikan tenda tersebut dibangunlah sebuah masjid, yang kemudian diberi nama Namirah. Masjid Namirah ini diketahui dibangun oleh salah satu seorang khalifah yang berasal dari Dinasti Abbasiyah sekitar abad kedua Hijriyah. Hingga kini, setiap 9 Dzulhijah aktivitas Nabi Muhammad Saw yang melakukan shalat dhuhur dijamak dengan Ashar, masih tetap dilakukan oleh para jamaah haji. Selepas Maghrib baru jamaah dapat meninggalkan tempat tersebut untuk kemudian menuju ke Muzdalifah. Masjid Al – Ijabah Masjid Al Ijabah merupakan masjid yang berada di Jalan Malik Fahd, kota Madinah yang jaraknya sekitar 385 meter dari Pemakaman Baqi. Sama seperti masjid lain yang ada di Arab Saudi, Masjid Al Ijabah juga menarik dikunjungi oleh para peziarah. Hal ini dikarenakan masjid ini mengandung sejarah yang menarik. Masjid Al – Ijabah ini meskipun ukurannya kecil, akan tetapi masjid inilah yang menjadi saksi bisu kecintaan Nabi Muhammad Saw kepada umatnya. Menurut sejarah, pada jaman dahulu di masjid ini Nabi Muhammad Saw berdoa kepada Allah Swt yang terkait dengan nasib umat dan langsung dijawab saat itu juga. Diketahui bahwa Nabi Muhammad Saw memanjatkan tiga doa pada Allah yang mana dua di antaranya dikabulkan dan satu sisanya tidak. Doa yang dikabulkan itu adalah agar umat Rasul tidak dibinasakan lewat kekeringan serta kelaparan dan doa kedua adalah agar umat Rasul tidak dibinasakan dengan cara ditenggelamkan. Sementara doa terakhir yang tidak dikabulkan adalah supaya tidak ada fitnah dan perbedaan di antara umat. Karena sejarah itulah, masjid seluas meter persegi ini bernama Ijabah. Karena sejarah pula lah, banyak umat islam yang berada di Tanah Suci untuk menyempatkan diri shalat di masjid ini. Saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci hendaknya tak melewatkan masjid yang satu ini ya. Inilah sekilas informasi mengenai Harga Haji Khusus Surabaya. Semoga dengan adanya informasi ini dapat membantu Sahabat Haji Plus dalam mempersiapkan segala keperluan menjelang berhaji. Sepertinya Sahabat Haji Plus tak asing bahwasannya ada beberapa program haji yang tersedia bagi Sahabat Haji Plus sekalian. Dengan adanya berbagai macam program haji yang tersedia, tentunya sahabat Haji Plus tetap dapat menyesuaikan dengan budget yang telah dipersiapkan. Karena beberapa program haji yang tersedia dibandrol dengan harga yang berbeda – beda. Hal ini dikarenakan program haji yang tersedia memiliki kekurangan dan kelebihan di tiap masing – masing programnya. Sehingga itulah yang membedakan berdasarkan harga yang ditawarkan. Program haji ini ada 3 jenis yakni Haji Reguler, Haji Plus dan Haji Furoda. Ketiga jenis program haji ini yang satu dengan yang lain memiliki beberapa perbedaan terkait waktu tunggu keberangkatan, fasilitas yang diberikan dan lain – lain. Dari ketiga jenis program haji tersebut memiliki patokan harga yang berbeda – beda. Program haji yang paling banyak peminat ialah program Haji Reguler, dikarenakan harganya yang lebih terjangkau dibandingkan Haji Plus dan Haji Furoda. Namun, kekurangannya ialah pada waktu tunggu keberangkatannya yang sangat lama, yakni bisa mencapai belasan tahun. Untuk harga Haji plus sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Haji Reguler. Hal ini dikarenakan Haji Plus memiliki waktu tunggu keberangkatan yang lebih cepat dibandingkan dengan program Haji Reguler. Pada Haji Plus waktu tunggu keberangkatan hanya 6 – 8 tahun. Dan yang terakhir ialah Haji Furoda. Haji Furoda ini dikenal dengan haji non kuota yakni ibadah haji yang dilaksanakan tanpa antri. Akan tetapi, biaya yang dibutuhkan untuk mendaftar sebagai calon jamaah Haji Furoda ini cukup lumayan. Bagi sahabat Haji Plus yang ingin mendafatarkan diri sebagai calon jamaah Haji Plus, silahkan hubungi kontak yang telah tertera di website resmi Perihal Biaya Haji Plus, Sahabat Haji Plus juga dapat tanyakan langsung pada jasa Travel Haji Plus yakni Annur Maarif Travel yang telah terpercaya dan berpengalaman. Dan bagi sahabat Haji Plus yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar Paket Haji Khusus Surabaya, yuk simak informasi lebih lanjut di bawah ini. Pelaksanaan Paket Haji Khusus Perlu diketahu bahwasannya Paket Haji Khusus merupakan salah satu program haji yang tersedia di Indonesia yang memiliki waktu tunggu keberangkatan lebih cepat daripada waktu tunggu keberangkatan Haji Reguler. Jika untuk menunggu waktu keberangkatan Haji Reguler memerlukan waktu hingga 20 tahun, maka berbeda hal nya dengan Program Haji Khusus. Program Haji Khusus memiliki 2 jenis yakni Haji Plus dan Haji Furoda yang dikenal memiliki waktu tunggu relative lebih cepat. Untuk Haji Plus yakni hanya memerlukan waktu tunggu sekitar 6 hingga 8 tahun saja sedangkan untuk Haji Furoda ialah dilakukan tanpa antri. Sehingga ini merupakan sebuah solusi bagi sahabat Haji Plus yang hendak melaksanakan ibadah haji namun tak ingin menunggu dengan waktu tunggu keberangkatan yang lama. Perihal biaya memang Haji Plus ini sedikit memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan Haji Reguler. Namun, memang sebanding dengan waktu tunggu keberangkatannya serta fasilitas yang diberikan kepada para jamaah. Oleh karena itulah, tak heran apabila harga Haji Plus ini lebih tinggi karena perbedaan dengan Haji Reguler cukup terlihat. Bagi sahabat Haji Plus yang ingin mendaftar sebagai calon jamaah Haji Plus ataupun Haji Furoda, sahabat Haji Plus dapat mendaftarkan diri dan menunaikan ibadah haji Bersama Annur Maarif. Karena di Annur Maarif menyediakan harga yang terbaik serta jasa pelayanan yang terbaik pula untuk para calon jamaah haji. Tak perlu dipertanyakan lagi perihaal fasilitas yang diberikan. Karena segala fasilitas yang diberikan merupakan selalu mengutamakan kenyamanan para jamaah haji. Oleh karena itu sebisa mungkin fasilitas yang disediakan merupakan fasilitas yang menunjang kenyamanan jamaah haji. Untuk harga Haji Plus dibandrol dengan harga 9000 USD dan untuk biaya Haji Furoda dibandrol dengan harga USD saja. Bagi sahabat Haji Plus dapat memilih program Haji Plus yang mana yang akan digunakan sebagai sarana dalam proses pelaksanaan ibadah haji. Tentunya dalam memilih program Haji Plus ini uga disesuaikan dengan budget yang telah dipersiapkan oleh sahabat Haji Plus sekalian. Yuk segera daftarkan diri Sahabat Haji Plus sekalian agar dapat segera menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ragam Fakta Terkait Ka’bah Tentunya Sahabat Haji Plus telah begitu memahami bahwa ka’bah menjadi tempat paling suci dari semua situs islam di dunia. Keberadaan ka’bah yang menjadi kiblat mengharuskan umat islam diseluruh dunia menghadap ka’bah saat menunaikan sholat. Apa saja fakta terkait ka’bah? Yuk simak informasi dibawah ini. Bentuknya Mengalami Perubahan Pada mulanya Ka’bah awalnya berbentuk huruf latin D kapital, sesuai dengan fondasi yang diletakkan oleh Nabi Ibrahim AS. Setelah berabad-abad berikutnya, desain bangunan suci itu berubah menjadi bentuk kubus saat dibangun ulang oleh suku Quraisy, sebelum datangnya risalah Islam yang dibawakan Rasulullah SAW. Perubahan bentuk Ka’bah pada masa itu terjadi karena orang-orang Quraisy tidak mampu membangun kembali keseluruhan struktur bangunannya karena kekurangan dana. Ruang yang ditinggalkan disebut Hatim sekarang-ditandai dengan dinding kecil. Telah Direkonstruksi Berulang Kali Tahukah Sahabat Haji Plus sekalian bahwa Ka’bah pernah mengalami kerusakan akibat bencana alam seperti banjir dan faktor-faktor lainnya sehingga membuatnya dibangun ulang beberapa kali. Kebanyakan sejarawan mengklaim bahwa Ka’bah telah direkonstruksi sekitar 12 kali. Renovasi terakhir terjadi pada 1996 dengan menggunakan teknologi terbaru untuk memperkuat bangunan tersebut dari bencana. Menurut keyakinan Islam, ada beberapa nabi yang turut berpartisipasi dalam pembangunan Ka’bah. Mereka adalah Nabi Adam AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Nabi Muhammad SAW. Pernah Terjadi Banjir Pada jaman dahulu ketika hujan lebat melanda Mekkah, masalah yang akan dihadapi oleh Ka’bah adalah permukaan lantai yang menggenang. Apalagi letaknya yang berada di lembah membuat daerah sekitarnya mudah banjir. Pernah suatu masa, ketika sistem penangan banjir di Ka’bah belum sebagus sekarang, Ka’bah sampai terendam oleh air. Namun banjir yang menenggelamkan Ka’bah tidak menyurutkan niat jamaah untuk tawaf. Mereka akan berenang mengelilingi Ka’bah. Kini, hujan lebat juga akan menggenangi Ka’bah, namun ketinggiannya hanya sampai pergelangan kaki. Ka’bah Dahulu Memiliki Lebih Dari Satu Pintu Pada mulanya, Ka’bah memiliki dua pintu. Yang satu digunakan sebagai pintu masuk, sedangkan yang lainnya adalah pintu keluar. Tak hanya itu, Ka’bah dulu juga mempunyai jendela pada salah satu dindingnya. Ka’bah yang kita saksikan sekarang hanya memiliki satu pintu dan tanpa jendela, meskipun ada pintu lainnya yang terdapat di dalam bangunan itu—yang digunakan sebagai akses menuju atap. Warna Kiswah Mulanya Tak Hitam Sahabat Haji Plus tentunya telah mengerti bahwa Kiswah adalah kain hitam yang menutupi Ka’bah. Tapi, tahukah Sahabat Haji Plus sekalian bahwa kain pelindung bangunan suci itu tidak selalu berwarna hitam seperti yang biasa disaksikan sekarang? Tradisi menutupi Ka’bah dengan kiswah dimulai pada masa pemerintahan Bani Jurhum salah satu suku tertua di Arab. Kemudian, Nabi Muhammad SAW melapisi Ka’bah dengan kain putih dari Yaman. Sepeninggal Rasulullah SAW, kiswah yang digunakan pada masa pemerintahan para khalifah Islam cukup variatif warnanya. Di antaranya adalah kiswah merah, hijau, dan putih. Pemerintah Dinasti Abbasiyah akhirnya memutuskan warna hitam untuk mengakhiri perubahan warna kiswah yang terlalu sering itu. Sejak itulah, kiswah hitam terus digunakan untuk menutupi Ka’bah sampai sekarang. Berkunjung ke Museum Asmaul Husna Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwa di Tanah Suci tepatnya di Kota Madinah, terdapat Museum Asmaul Husna yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Museum Asmaul Husna ini terletak di sebelah Kanan Masjid Nabawi, tepatnya diantara hotel – hotel serta mall yang ada di sekitar Masjid Nabawi. Di Museum Asmaul Husna ini terdapat kalimat ucapan selamat datang yang letaknya di galeri Asmaul Husna tepatnya di komplek Masjid Nabawi Madinah, yang ucapannya bertuliskan kaimat “The Beautiful Names of Allah”. Pada saat Sahabat Haji Plus berada di galeri Museum Asmaul Husna, Sahabat Haji Plus akan diajak untuk mendalami makna dari Asmaul Husna yakni nama – nama milik Allah Swt yang bermakna hal – hal baik. Museum Asmaul Husna yang terdiri atas satu lantai ini disekat dengan beberapa ruangan. Di dalamnya telah terpasang nama – nama Asmaul Husna yang mengandung arti serta bukti – bukti yang Sahabat Haji Plus jumpai dalam kehidupan sehari – hari. Galeri di Museum Asmaul Husna selalu dipadati jamaah haji di waktu – waktu setelah shalat lima waktu. Saat Sahabat Hji Plus memasuki ruangan galeri, Sahabat Haji Plus secara langsung akan disapa oleh sejumlah penerima tamu. Salah satu diantaranya terdapat seorang yang sangat mahir berbahasa Indonesia. Melihat wajah jamaah asal Indonesia, ia langsung mempersilahkan masuk. Perlu diketahui bahwa isi galeri yang terdapat pada Museum Asmaul Husna hanya berbahasa Inggris dan Arab. Menggunakan bahasa inggris karena bahasa inggris menjadi bahasa internasional yang dapat dipahami oleh jamaah haji dari seluruh dunia. Pada saat Sahabat Haji Plus akan memasuki galeri, tentu ada sejumlah pemandu yang melayani jamaah haji saat memasuki galeri. Ruangan pertama galeri Museum Asmaul Husna berisi tentang replika matahari yang berukuran besar yang telah lengkap dengan planet – planet beserta tata surya. Ukuran planet tentunya telah disesuaikan dengan skala yang sama. Selanjutnya, sepanjang kanan dan kiri tembok terdapat nama – nama Asmaul Husna. Sahabat Haji Plus hendaknya mengetahui bahwa di dalam Al – Qur’an, Allah Swt disebut juga dengan nama – nama sebutan yang berjumlah 99 nama yang masing – masing nama tersebut memiliki arti yang bermakna baik. Seluruh nama – nama Asmaul Husna terpajang di sepanjang tembok galeri Museum Asamaul Husna tersebut. Akan tetapi, Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa tak hanya itu saja yang terpampang dalam dinding Museum Asmaul Husna. Melainkan terdapat pula foto – foto terkait peristiwa – peristiwa yang pernah terjadi yang menjadi bukti terkait kebesaran Allah Swt. Foto – foto yang terpampang terkait peristiwa tersebut antara lain foto Tsunami di Aceh, foto pohon sequoia yang tumbuh amat tinggi sekitar 115 meter, foto lahar gunung berapi dan foto peristiwa yang menunjukkan kebesaran Allah Swt lainnya. Setelah Sahabat Haji Plus diajak untuk memahami Asmaul Husna. Selanjutnya, Sahabat Haji Plus akan diajak untuk masuk ke dalam ruangan yang dinamakan Panorama Display Hall yang berada di ruangan berukuran 10 x 5 meter. Di dalam ruangan ini terdapat layar besar yang disusun dari 32 layar TV LCD berukuran 42 inch. Layar tersebut menggambarkan betapa luasnya alam raya. Mulai dari foto jamaah yang shalat di Masjid Nabawi, kemudian ditarik ribuan kilometer ke atas menuju alam semesta. Video singkat tersebut menggambarkan terkait kebesaran Allah Swt. Sahabat Haji Plus bebas masuk ke galeri Museum Asmaul Husna ini tanpa dipungut biaya alias gratis. Galeri Museum Asmaul Husna ini sangat ramai selepas jam shalat. Dengan Sahabat Haji Plus mengunjungi galeri ini, maka Sahabat Haji Plus akan semakin tergugah terkait kebesaran Allah Swt. Nah, pada saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci, jangan lupa untuk mampir di galeri Museum Asmaul Husna ini yaa. Istimewanya Pelaksanaan Ibadah Haji Harta Yang Dikeluarkan Untuk Ibadah Haji Akan Diganti Oleh Allah Untuk melakukan ibadah haji, sudah jelas membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tentunya Sahabat Haji Plus sekalian akan menggunakan sebagian harta yang dimilki untuk menunaikan ibadah haji, bagi Sahabat Haji Plus yang mampu. Sebagaimana perintah Allah SWT bahwa ibadah haji memiliki hukum yang wajib, terutama bagi yang mampu. Mampu yang dimaksud disini salah satunya adalah mampu secara finansial. Hal tersebut sejalan dengan surat yang terdapat dalam Al – Qur’an. “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari kewajiban haji, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu dari semesta alam”. QS. Ali Imran 97 Harta yang telah dikeluarkan oleh seseorang untuk membiayai perjalanannya ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji akan diganti oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW “Pembiayaan dalam perjalanan haji bagaikan pembiayaan di jalan Allah satu dirham diganjar dengan 700 kali lipat.“ HR Ahmad dan Tirmidzi. Dan selama dalam perjalanan menuju Tanah Suci, setiap langkah yang kita lakukan akan dihitung oleh Allah SWT dan diganti-Nya dengan pahala. Rosulullah SAW bersabda “Sesungguhnya pahala yang kamu miliki, jika berjalan menuju Rumah Suci Ka’bah adalah tidaklah kamu dan hewan tungganganmu mengangkat telapak kaki atau meletakkannya, melainkan dituliskan bagimu 1 kebaikan dan diangkatkan bagimu 1 derajat”. HR. Ath Thabarani dan dihasankan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih At Targhib wa At Tarhib. Ibadah Haji Sebagai Sarana Menghapus Dosa Ibadah haji merupakan salah satu sarana bagi umat muslim untuk menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan. Hendaknya untuk selalu memohon ampun kepada-Nya dan bertaubatlah atas segala kehilafan dan dosa yang telah dilakukan selama ini, niscaya Allah akan mengampuninya. Jalankanlah ibadah haji yang dilakukan sebagaimana yang disyariatkan agama islam dan tuntunan Rasulullah SAW. Jalankanlah dengan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT dan mengharap ridho-Nya. Jauhilah hal-hal yang dilarang selama menjalankannya, agar ibadah yang dilakukan dapat diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW “Barang siapa yang melaksanakan ibadah haji karena Allah dengan tidak melakukan rafats dan tidak berbuat fusuk, maka ia kembali seperti bayi yang baru dilahirkan dari kandungan ibunya.“ HR Bukhari dan Muslim. Travel Haji Plus Haji Sebanding Dengan Jihad Jihad fi sabilillah adalah salah satu ibadah yang sangat istimewa dan berpahala besar. Namun memang wajar apabila seorang berjihad mendapatkan karunia dan balasan yang amat besar, mengingat berjihad itu sangat berat. Selain harus meninggalkan kampung halaman, jauh dari anak dan istri, untuk berjihad. Selain itu juga dibutuhkan kekuatan, kemampuan, ketrampilan serta yang lebih penting adalah jihad membutuhkan harta yang cukup banyak. Banyak sahabat Rasulullah yang menangis bercucuran air mata saat dinyatakan tidak layak untuk ikut dalam jihad. Allah memberikan salah satu keringanan buat yang tidak bisa ikut berjihad berupa ibadah haji, yang nilainya setara dengan berjihad di sisi Allah Jadi keutamaan haji ini bisa menggantikan pahala berjihad bagi umat muslim yang tidak bisa ikut berjihad karena sesuatu hal. Dari Aisyah rashiyallahuanha berkata “Wahai Rasulullah, kami melihat jihad merupakan malan yang paling utama, apakah kami kaum wanita tidak boleh berjihad?” Rasulullah menjawab, “Tidak, melainkan jihad yang paling utama dan terbaik adalah haji, yaitu haji yang mabrur.” Pahala Mengucapkan Bacaan Talbiyah Adalah Surga Pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji, tentunya Sahabat Haji Plus dianjurkan untuk memperbanyak bacaan talbiyah. Pahala bagi yang memperbanyak bacaan talbiyah selama melaksanakan ibadah haji ialah surge. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda “Tidaklah seorang mengucapkan talbiyah atau mengucapkan takbir melainkan akan dijanjikan dengan kebaikan”. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ditanya “Wahai Rasulullah, apakah dijanjikan dengan surga?”, beliau menjawab “Iya”. HR. riwayat Ath Thabrany di dalam kitab Al Mu’jam Al Awsath dan dihasankan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih At Targhib wa At Tarhib Melaksanakan Ibadah Haji Akan Menghilangkan Kemiskinan Keistimewaan melaksanakan ibadah haji dapat diibaratkan seperti halnya dengan menghilangkan karat pada besi maupun logam, ibadah haji bisa menggugurkan kefakiran atau kemiskinan. Sehingga, umat muslim yang telah melaksanakan ibadah haji ini telah dijanjikan oleh Allah akan mendapatkan rezeki dan kehidupan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Demikianlah ulasan singkat terkait Paket Haji Khusus Surabaya bagi Sahabat Haji Plus yang sedang mempersiapkannya. Bagi sahabat Haji Plus yang berkeinginan untuk mendaftar sebagai calon jamaah Haji Plus atau Haji Furoda, silahkan simak terus informasi yang diulas di tulisan – tulisan berikutnya. Sahabat Haji Plus dapat menjadikan Annur Maarif sebagai pilihan yang tepat. Karena jasa pelayanan dan fasilitas yang diberikan sangat mengutamakan kenyamanan para jamaah haji. Selain itu, harga yang ditawarkan pun merupakan harga yang terbaik. Oleh karena itulah, apabila sahabat Haji Plus yang berminat untuk mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Plus maupun Haji Furoda, silahkan hubungi kontak yang telah tertera di website resmi Bagi sahabat Haji Plus yang masih penasaran perihal Haji Plus ataupun Haji Furoda, yang masih bertanya – tanya perihal keberangkatan dan masih ingin menggali informasi lebih dalam lagi seputar Haji Furoda ataupun Haji Plus, sahabat Haji Plus dapat menghubungi pula pada kontak yang tertera pada website yaa. Saat ini, Sahabat Haji Plus dapat menemukan dengan mudah terkait segala informasi pelaksanaan ibadah haji. Informasi yang disajikan juga amat lengkap yang meliputi mulai dari memilih jasa travel haji, cara pendaftaran ibadah haji, mekanisme keberangkatan pelaksanaan ibadah haji hingga kepulangan pelaksanaan ibadah haji. Salah satu cara untuk mengakses informasi lengkap seputar pelaksanaan ibadah haji, Sahabat Haji Plus dapat mampir ke laman website Karena disitu terdapat banyak sekali informasi penting dan menambah pengetahuan terkait ibadah haji. Dan apabila Sahabat Haji Plus berniat mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Plus, Sahabat Haji plus dapat mengetahui informasi lengkap terkait terkait Travel Haji Plus, Include Paket Haji Plus serta Biaya Haji Plus di website resmi Teruntuk Sahabat Haji Plus yang berada di Kota Surabaya dan ingin mengetahui informasi terkait Paket Haji Plus di Surabaya, yuk coba simak ulasan berikut ini. Peraturan Khusus Bagi Wanita Saat Pelaksanaan Haji Sahabat Haji Plus perlu mengetahui bahwa pelaksanaan haji bagi kaum hawa memiliki peraturan khusus yang hendaknya diperhatikan. Tentunya hal ini demi kebaikan Sahabat Haji Plus sekalian. Karena seperti yang diketahui, bahwa dimana kaki berpijak, maka akan terdapat perbedaan pula di setiaptempat yang dipijak itu. Oleh karena itu, sebisa mungkin Sahabat Haji Plus dapat memehamai terkait peraturan apa saja yang hendaknya dilaksanakan oleh Sahabat Haji Plus saat berada di Tanah Suci. Apa saja peraturan khususnya? Berikut lebih jelasnya. Melaksanakan Ibadah Berdasarkan Tuntunan Rasulullah Saw Melakukan ibadah haji atas dasar rasa ikhlas karena Allah Swt menjadi salah satu syarat sah dan diterima ibadah pada saat pelaksanaan ibadah haji. Oleh karena itu, tumbuhkanlah rasa ikhlas menjalankan ibadah haji hanya untuk Allah Swt semata. Sebisa mungkin, Sahabat Haji Plus harus menjauhi sikap riya’. Mengapa demikian? Karena hal ini akan menghapus amalan dan mendapatkan hukuman. Tak hanya itu saja, pada saat Sahabat Haji Plus berada di Tanah Suci, hendaknya mengikuti sunnah dan menepatkan amalan sesuai petunjuk Nabi Muhammad Saw yang menjadi syarat sah dan diterimanya amalan. Berdasarkan sabda Nabi Muhammad Saw, yang artinya “Siapa yang beramal suatu amalan dan tidak ada perintah dari kami, maka ia tertolak.” HR. Muslim Dengan melaksanakan ibadah haji sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad Saw, hal ini akan membuat Sahabat Haji Plus untuk mempelajari hukum – hukum haji sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad Saw dibantu hal itu dengan kitab yang bermanfaat yang bersandarkan dengan dalil shahih dari Kitab dan Sunah Menjaga Diri Dari Hal Yang Tak Berkenan Saat Sahabat Haji Plus hendak melakukan pelaksanaan ibadah haji hendaknya berhati – hati dari syirik besar, kecil dan kemaksiatan dengan segala bentuknya. Karena Tahukah Sahabat Haji Plus? Bahwa perbuatan syirik besar mengharuskan keluar dari islam dan menghancurkan amalan serta mendapatkan hukuman. Sedangkan perbuatan syirik kecil menghapuskan amalan dan mendapat hukuman dan kemaksiatan akan mendapatkan hukuman. Tak hanya itu saja yang hendaknya Sahabat Haji Plus perhatikan, akan tetapi saat berada di Tanah Suci pun juga demikian. Salah satu hal yang hendaknya di jauhi oleh Sahabat Haji Plus sebagai kaum hawa ialah berdesakan dengan para lelaki pada semua manasik haji. Terutama thawaf waktu di hajar Aswad dan rukun Yamani. Begitu juga pada saat kegiatan sai dan melempar jumrah. Agar tak terlalu berdesakan, hendaknya Sahabat Haji Plus mencari waktu yang tidak begitu padat. Pada zaman dahulu ummul mukminin Aisyah radhiallahunha juga thawaf menyendiri dari para lelaki. Begitu juga tak menyentuh hajar atau rukun apabila disana padat. Tak Menampakkan Aurat Sahabat Haji Plus pastinya mengetahui bahwa seorang wanita tak diperbolehkan untuk menampakkan rambutnya kepada lelaki asing. Hal ini perlu diperhatikan disaat Sahabat Haji Plus melakukan kegiatan memendekkan ujung rambut atau pada saat Tahallul. Seperti yang dilakukan kebanyakan wanita di tempat sai. Hal tersebut dilarang, karena memang rambut termasuk aurat dan tak diperbolehkan menyingkapnya di hadapan lelaki yang bukan mahramnya. Tak hanya rambut saja, hendaknya Sahabat Haji Plus juga tak menyingkap apapun dari tubuh Sahabat Haji Plus sebagai kaum hawa, terutama saat berada di tempat yang memungkinakan untuk laki – laki melihatnya. Contoh tempat – tempat tersebut ialah tempat umum untuk berwudhu. Karena kebanyakan, sebagian wanita tak peduli terkait keberadaan para lai – laki yang berada di dekat tempatnya itu. Sehingga, terkadang menyingkap pada saat berwudhu yang hendaknya tak diperbolehkan menyingkapnya baik wajah, kedua betis dan lengan. Bahkan terkadang melepas jilbab yang menutupi kepalanya, sehingga terlihat jelas kepala hingga lehernya. Tentunya, semua ini tak diperkenankan untuk dilakukan. Karena bisa timbul fitnah besar bagi si wanita dan bagi lelaki yang memandangnya. Hendaknya di Dampingi Mahram Perlu diketahui bahwa seorang wanita yang sedang melaksanakan ibadah haji tak diperkenankan untuk bepergian sendirian tanpa adanya mahram yang mendampingi. Hal ini pula berdasarkan sabda Nabi Muhammad Saw yang artinya “Jangan seorang wanita bepergian kecuali dengan muhrimnya.” Mahram ialah suami dan semua orang yang diharamkan menikah dengan wanita secara permanen, kekerabatan, sesusuan atau pernikahan. Ia termasuk syarat wajibnya haji bagi wanita. Kalau seorang wanita tak memiliki mahram, maka dia tak diwajibkan untuk berhaji. Menggunakan Baju Yang Sopan Perlu Sahabat Haji Plus ketahui bahwa seorang wanita diperkenankan berihram dengan menggunakan pakaian yang disukai baik berwarna hitam atau lainnya. Akan tetapi, hendaknya berhati – hati dalam berhias ataupun mengenakan pakaian sempit, transparan, kecil, belahan dan hiasan. Begitu juga bagi wanita berhati -hati dari menyerupai lelaki atau dari pakaian orang kafir. Melalui hal tersebut dapat diketahui bahwa mengkhususkan sebagian orang awam dari kalangan wanita berihrom dengan warna tertentu seperti hijau atau putih itu tak ada dalilnya, yang terpenting ialah pakaian yang sopan dan sesuai dengan ketentuan tertutupnya aurat. Terkait Haid dengan Pelaksanaan Ibadah Haji Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa wanita yang hendak melaksanakan ibadah haji diperbolehkan mempergunakan pil penahan haid agar dapat memungkinkan menunaikan manasik dengan syarat tak berbahaya baginya. Apabila wanita sedang datang bulan setelah melakukan thawaf dan belum melakukan sa’i, maka wanita tersebut dapat menyempurnakan sisa manasiknya. Dengan sai, meskipun dalam kondisi haid. Hal ini dikarenakan Sa’i tak disyaratkan suci. Sebagian wanita ketika melewati miqot dan ingin haji kemudian mendapatkan haid, terkadang tak berihram banyak yang mengira bahwa ihram disyaratkan suci dari haid. Sehingga, dapat melewati miqot tanpa ihram. Perlu diektahui bahwa hal Ini termasuk kesalahan yang nyata, karena haid tidak menghalangi berihram. Orang haid dapat berihram, melakukan apa yang dilakukan jamaah haji, akan tetapi dia tak thawaf di Baitullah. Diakhirkan thawafnya sampai suci. Apabila ingin mengakhiri ihram dan melewati miqot tanpa ihram, maka harus kembali untuk berihram dari miqot. Apbila tak kembali, maka dia terkena dam karena meninggalkan kewajiban. Bagi wanita yang sedang datang bulan diperbolehkan untuk membaca buku doa dan dzikir yang dianjurkan. Meskipun di dalamnya ada ayat Qur’an. Sebagaimana juga diperbolehkan membaca Al – Qur’an tanpa menyentuh mushaf. Asal Mula Hari Tarwiyah Tahukah Sahabat Haji Plus bahwa hari tarwiyah merupakan hari yang memiliki sejarah yang membekas bagi umat islam. Bagi Sahabat Haji Plus yang melaksanakan ibadah haji pastinya akan merasakan rangkaian kegiatan di hari tarwiyah. Kegiatan pada hari tarwiyah ini dilaksanakan menjelang puncak ibadah haji yakni wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah. Hari Tarwiyah merupakan hari yang ke 8 pada bulan Dzulhijjah dan memiliki arti merenung atau berpikir. Sehingga, hari tarwiyah ini dapat diartikan sebagai hari untuk berpikir dan merenung. Latar belakang pemberian nama Tarwiyah ini memiliki kaitan yang erat dengan kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan putra semata wayangnya yakni Nabi Ismail AS melalui suatu mimpi. Mimpi yang dialami Nabi Ibrahim AS itu terjadi pada malam tepat pada tanggal 8 Dzulhijjah. Kemudian, Nabi Ibrahim AS timbul rasa ragu terkait kebenaran mimpinya tersebut. Apakah mimpi itu benar berasal dari Allah hingga manjadi suatu perintah yang harus dikerjakan, ataukah hanya berasal dari syaitan untuk mengganggunya. Hingga keesokan harinya, Nabi Ibrahim AS masih berpikir dan merenung tentang mimpi yang dialaminya tersebut. Selanjutnya, pada malam tanggal 9 Dzulhijjah, Nabi Ibrahim AS kembali mengalami mimpi yang sama yakni menyembelih putaranya Ismail AS dan ini adalah mimpi yang kedua kalinya. Hal ini mulai menimbulkan keyakinan dalam hati Nabi Ibrahim AS bahwa perintah ini benar berasal dari Allah Swt. Hal ini dapat dihubungkan dengan nama hari kesembilan bulan dzulhijjah yaitu hari Arafah. Arafah sendiri memiliki arti pemahaman atau pengetahuan. Maksudnya, Nabi Ibrahim AS sudah mulai paham tentang kebenaran dan tujuan mimpinya. Akan tetapi,Nabi Ibrahim belum melaksanakan perintah dalam mimpinya tersebut. Kemudian, pada malam tanggal 10 dzulhijjah Nabi Ibrahim kembali mengalami mimpi serupa. Karena ini merupakan mimpi yang ketiga kali terjadi, maka besoknya siang hari tanggal 10 Zulhijjah Nabi Ibrahim AS memutuskan untuk melaksanakan mimpi tersebut setelah terlebih dahulu berdiskusi dengan anak dan isterinya. Keputusan Nabi Ibrahim AS untuk melakukan penyembelihan Nabi Ismail AS pada hari itu dapat dihubungkan dengan nama hari tanggal 10 Zulhijjah yang disebut juga dengan hari Nahar. Nahar memiliki arti menyembelih. Sedangkan pada hari 11, 12 dan 13 dzulhijjah, Nabi Ibrahim selalu digoda oleh Iblis maka hari itu disebut hari Tasyrik. Keraguan yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS tersebut tentunya dapat dimengerti dan dipahami. Karena Nabi Ibrahim AS diperintahkan untuk menyembelih anaknya sendiri, putra semata wayangnya yang cukup lama diharapkan kehadirannya. Sekian lama Nabi Ibrahim AS memohon kepada Allah SWT agar dikaruniai seorang anak. Akhirnya permohonan Nabi Ibrahim itu dipenuhi dengan lahir nya seorang anak laki-laki yang diberi nama Ismail. Sungguh gembira hati Nabi Ibrahim menyambut kehadiran Ismail. Akan tetapi, kegembiraan itu tak berlangsung lama. Dikala Ismail masih bayi, dia terpaksa dipindahkan bersama ibunya, Siti Hajar, dari Syam ke lembah gersang yang sunyi di Makkah. Maka berpisahlah Nabi Ibrahim AS dengan anak dan isteri yang sangat dicintainya. Sampai akhirnya mereka dipertemukan lagi di Makkah ketika Ismail sudah beranjak dewasa. Pertemuan yang kedua ini pun tak berlangsung lama. Mimpi yang benar dari Allah SWT berisi perintah penyembelihan Ismail harus dilaksanakan. Mana mungkin dia harus menyembelih anaknya sendiri. Mana mungkin anak yang selama ini hanya dibesarkan oleh jerih payah ibunya yang berjuang sendiri menghidupi dan membesarkan anaknya, lalu tiba-tiba dia datang dan membawa pergi anak tersebut untuk disembelih. Sungguh suatu keadaan dan pilihan yang sangat berat bagi Nabi Ibrahim. Wajar jika Nabi Ibrahim saat itu berpikir, merenung, dan ragu terhadap apa yang sedang dialaminya. Fakta Memilih Paket Haji Plus Sahabat Haji Plus tentu mengerti bahwasannya Ibadah haji merupakan dambaan bagi setiap umat muslim dan selalu dinanti. Akan tetapi, tak semua umat muslim beruntung untuk menjalankan ibadah haji ini. hal ini dikarenakan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan ibadah haji tidaklah sedikit. Oleh karena itulah, hanya yang mampu saja yang dapat berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji. Di Indonesia sudah tak asing lagi perihal waktu tunggu keberangkatan ibadah haji yang cukup lama. Lamanya waktu tunggu ini hingga mencapai belasan tahun bahkan puluhan tahun. Haji yang ramai akan peminat ini ialah haji reguler. Meskipun memiliki waktu tunggu keberangkatan yang cukup lama, namun masyarakat tetap memilih program haji ini lantaran harganya yang paling terjangkau diantara program haji lainnya. Selain Haji Reguler, ada pula program haji lainnya yakni Haji Plus dan Haji Furoda. Perbedaan antara Haji Reguler dan Haji Plus serta Haji Furoda adalah terletak pada waktu tunggu keberangkatannya. Program haji yang memiliki waktu tunggu keberangkatan paling lama ialah Haji Reguler. Akan tetapi, program haji dengan waktu tunggu keberangkatan paling cepat ialah Haji Furoda serta Haji Plus. Perbedaan terkait waktu tunggu keberangkatan ini tentunya juga mempengaruhi harga yang ditawarkan. Karena memiliki waktu tunggu yang lebih lama, maka Haji Reguler memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga Haji Plus dan Haji Furoda. Untuk Haji Plus, waktu tunggu keberangkatannya lebih cepat dibandingkan dengan Haji Reguler. Oleh karena itu, harga untuk Haji Plus ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Haji Reguler. Sedangkan untuk Haji Furoda merupakan program haji yang memiliki waktu tunggu keberangkatan paling cepat. Hal ini dikarenakan Haji Furoda merupakan haji tanpa antri, sehingga tak perlu menunggu waktu yang lama perihal keberangkatan untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Dari segi biaya, Haji Furoda dan Haji Plus memang mematok biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan biaya Haji Reguler. Karena memang program haji tersebut merupakan haji yang memberikan fasilitas yang exclusive. Maka tak heran apabila fasilitas yang disuguhkan sangat nyaman bagi jamaah Haji Furoda. Karena fasilitas yang diberikan sepadan dengan biaya yang dibayarkan. Harga program haji selain haji regular dapat mencapai kurang lebihnya 3 kali lipat dari Haji Reguler. Untuk Sahabat Haji Plus yang ingin melaksanakan ibadah haji, memiliki rezeki yang lebih serta tak ingin menunggu waktu keberangkatan yang lama, memilih program Travel Haji Plus ataupun haji Furoda merupakan pilihan yang tepat. Sahabat Haji Plus yang hendak mendaftarkan diri sebagai calon jamaah Haji Plus, sahabat Haji Plus dapat mendaftarkan diri ke Annur Maarif. Untuk informasi lebih lanjut, sahabat Haji Plus dapat melihat informasinya pada laman website resmi Hal Yang Tak Terlewatkan Saat Ibadah Haji Saat pelaksanaan ibadah haji, tentunya terdapat rangkaian kegiatan yang sudah seharusnya dilakukan oleh Sahabat Haji Plus sekalian selaku jamaah haji. Nah, tahukah Sahabat Haji Plus? Bahwasannya terdapat kegiatan yang hendaknya terlewatkan pada saat Sahabat Haji Plus melaksanakan ibadah haji. Kegiatan apa saja yang perlu diingat pada saat di Tanah Suci? Berikut lebih jelasnya. Saat Hari Tarwiyah Pada saat hari tarwiyah yakni tepatnya pada hari kedelapan Dzulhijjah. Hendaknya Sahabat Haji Plus melakukan Mandi dan berihramlah seraya bertalbiyah mengucapkan “Kami penuhi panggilan-Mu Ya Allah kami penuhi penggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu kami penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya seluruh pujian, kenikmatan dan kerajaan hanya milik-Mu tidak ada sekutu bagi-Mu. Menuju ke Mina Keluar menuju ke Mina dan melaksanakan shalat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Shubuh di sana dengan di qosor yang shalat empat rakaat menjadi dua rakaat tanpa di jama. Menuju Arafah Apabila telah terbit matahari pada hari kesembilan, hendaknya Sahabat Haji Plus berjalanlah ke Arafah. Shalat Dhuhur dan Ashar dengan diqoshor dari waktu dhuhur. Selanjutnya, berdiamlah di Arafah sembari berdoa untuk bermunajat kepada Allah Swt serta berdzikir dengan merendah dan bertaubat sampai terbenam matahari. Menuju ke Muzdalifah Pada saat matahari telah terbenam pada hari kesembilan, hendaknya Sahabat Haji Plus melakukan perjalanan dari Arafah ke Muzdalifah. Kemudian, Sahabat Haji Plus melakukan Shalat magrib dan isya’ di sana dengan di jama dan qoshor. Selanjutnya, berdiamlah hingga shalat fajar. Hendaknya, Sahabat Haji Plus bersungguh – sungguh dalam berdoa serta berdzikir hingga matahari memancarkan sinar jingganya. Kegiatan di Muzdalifah Lakukan perjalanan dari Muzdalifah menuju ke Mina sebelum terbit matahari pada hari raya. Ketika sampai di Mina, lakukan hal – hal berikut ini Lemparlah jumrah Aqabah dengan tujuh kerikil, bertakbir pada setiap kerikil. Sembelihlah hadyu setelah matahari tinggi. Potong rambut anda menyeluruh sepanjang ruas tangan sekitar 2 cm Turunlah ke Mekah, lakukan towaf ifadah. Sai antara Shofa dan Marwah. Sai haji kalau anda haji tamattu. Atau anda belum sai waktu towaf qudum kalau anda haji ifrod dan qiron. Melempar Jumrah dan Melakukan Thawaf Wada’ Lemparlah jumrah di hari kesebelas, dua belas dan tiga belas setelah tergelincir jika Sahabat Haji Plus ingin mengakhiri. Atau sebelas dan dua belas jika Sahabat Haji Plus ingin bersegera. Disertai mabit bermalam malam harinya. Apabila Sahabat Haji Plus ingin pulang ke Tanah Air, maka lakukanlah thawaf wada’. Thawaf Wada’ ini menunjukkan bahwa berakhirnya pelaksanaan rangkaian ibadah haji. Nah.. inilah sekilas informasi yang dapat Sahabat Haji Plus pahami untuk menjadi bekal saat melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci. Bagaimana nih Sahabat Haji Plus yang berada di Surabaya? Apakah ada yang ingin ditanyakan lagi seputar Paket Haji Plus di Surabaya? Jika Sahabat Haji Plus berminat ingin mendaftar dan ingin bertanya – tanya lebih lanjut, Sahabat Haji Plus dapat menghubungi kontak yang tertera di website yaa.

harga haji plus surabaya